Hal Yang Harus Di Hadapi Bila Berwisata Naik Pesawat Saat Hujan

Hal Yang Harus Di Hadapi Bila Berwisata Naik Pesawat Saat Hujan

Blog Comments Off 63

Memasuki musim liburan akhir tahun, ada banyak sekali tanggal libur yang cocok dapat digunakan untuk pergi berlibur. Kebetulan, akhir tahun di Indonesia masih termasuk dalam musim hujan. Sehingga tidak mungkin bahwa hujan deras atau awan yang mendung akan menemani perjalanan liburan anda. Naik pesawat sewaktu musim hujan ternyata tidak se – seram yang anda bayangkan.

Pesawat terbang dirancang sedemikian mungkin untuk tahan terhadap gangguan selama penerbangan, termasuk petir, angin kencang, awan, dan sebagainya. Selain itu, pihak otoritas bandara Indonesia juga tidak akan mengizinkan pesawat untuk mengudara jika hujan dinilai terlalu bahaya atau ekstrim dan berbahaya  untuk penerbangan. Untuk tambahannya, ATC (Air Traffic Controller) juga akan memberikan arahan kepada pilot untuk menghindari bagian udara yang berbahaya untuk penerbangan. Dan juga pilot harus sudah terlatih untuk menghindari dan menghadapi cuaca buruk sehingga selama penerbangan rasa aman akan tetap terjaga.

Meski demikian, sebagai penumpang wajar saja kalau memiliki rasa cemas dan takut ketika harus terbang disaat hujan atau mendung. Agar anda lebih tahu, bagaimana mengantisipasi berbagai hal yang mungkin terjadi selama penerbangan dengan tenang. Berikut adalah hal – hal yang harus dihadapi waktu penerbangan disaat hujan atau mendung :

1. Delay (Jeda atau Penundaan)

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan suatu penerbangan bisa di delay. Salah satu faktor yang sering terjadi adalah cuaca buruk. Cuaca buruk seperti hujan tidak hanya mempengaruhi pada penerbangan anda, tetapi pada pesawat lain yang akan mendarat di bandara tersebut. Pada saat hujan, biasanya pilot harus mengudara jauh lebih lama, karena untuk menghindari dari awan mendung maupun kondisi yang ekstrim lainnya. Selain itu pada saat juga orang yang masih dalam penerbangan juga merasakan kondisi yang bisa membuatnya kehabisan kesabaran, yaitu pendaratan menjadi delay karena cuaca buruk. jadi di mohon untuk ekstra sabar.

2. Awan Comulonimbus

Awan ini adalah awan yang berbentuk vertikal, menjulang tinggi, dan padat. Biasanya awan ini terbentuk di daerah dengan cuaca dingin. Tinggi awan ini bisa mencapai belasan meter atau bahkan lebih. Awan ini biasanya bertekanan udara rendah, memiliki kandungan air bahkan es dan juga petir. Pesawat yang masuk kedalam awan ini akan mengalami sedikit guncangan hebat. Namun, awan comulonimbus ini selalu terdeteksi oleh menara ATC, sehingga menara ATC bisa memberi arahan kepada pilot untuk merubah arah penerbangan, bisa ke kiri, kanan, naik, atau turun dari awan tersebut.

3. Turbulensi

Turbulensi adalah suatu guncangan yang sering terjadi saat pesawat memasuki awan. Tapi jangan khawatir karena pilot akan berusaha sebisa mungkin untuk meminimalisir awan berbahaya bagi penerbangan sehingga guncangan selama penerbangan atau yang disebut turbulensi tidak terlalu kuat. Seorang pilot akan memberi tahu kepada awak kabin dan penumpangan bahwa pesawat dalam zona cuaca buruk sehingga akan menimbulkan suatu sedikit guncangan. Mohon ikuti semua anjuran yang  telah diberikan oleh awak kabin untuk tetap tenang, tetap duduk, dan kencangkan sabuk pengaman.

4. Pendaratan Akan Sedikit Bumpy

Sebuah pesawat pasti sudah dilengkapi oleh berbagai sensor yang canggih untuk membantu pendaratan saat sedang hujan ataupun terpaksa melakukan pendaratan secara darurat. Di bagian roda pesawat terdapat banyak sensor yang dapat membantu pendaratan pesawat meski cuaca saat itu sedang hujan atau tidak baik. Sensor auto – brake, spoiler. Dan sensor lainnya akan aktif saat pesawat menyentuh landasan pacu, sehingga pesawat tetap mendarat dengan baik, meski akan sedikit bumpy. Dan di mohon untuk pasang sabuk pengaman dengan kencang untuk mencegah guncangan yang terlalu kuat saat pendaratan.

5. Hujan atau Petir

Dua fenomena yang ada di sub – judul tersebut adalah fenomena yang menjadi momok dalam sebuah penerbangan. Mungkin dengan kondisi cuaca yang seperti ini membuat orang takut akan penerbangan saat hujan. Namun jangan khawatir, sebuah pesawat telah dirancang sedemikian mungkin untuk bisa menghadapi yang lumayan ekstrim ini. Selain itu pilot sudah terlatih untuk menghadapi kondisi cuaca yang lumayan ekstrim tersebut, jadi semua percayakan kepada pilot bahwa penerbangan akan lancar.

Tadi adalah beberapa hal yang mungkin terjadi saat penerbangan dalam kondisi cuaca buruk seperti hujan dan badai petir. Selain mempercayakan semua kepada pilot dan teknologi canggih semua yang ada di pesawat tersebut jika tidak berdo’a seperti sama saja dengan bohong, jadi untuk itu berdo’a terlebih dahulu agar penerbangan selamat sampai tujuan.

Search

Back to Top