Gunung Arjuno dan Jalur Pendakiannya

Gunung Arjuno dan Jalur Pendakiannya

Pesona Wisata Indonesa Comments Off 64

Gunung Arjuno

Gunung Arjuna adalah gunung tertinggi kedua di Jawa Timur setelah Gunung Semeru dan gunung tertinggi ke empat di Pulau Jawa. Dengan ketinggian 3.339 meter diatas permukaan laut (mdpl). Gunung Arjuno terletak di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang dan Kabupaten Singosari.

Gunung Arjuna bersebelahan dengan Gunung Welirang, Gunung Kembar I, dan Gunung Kembar II. Puncak Gunung Arjuna berada pada satu punggungan dengan puncak Welirang. Oleh karena itu, para pendaki biasanya menyebut Puncak Welirang Arjuna. Gunung Arjuna juga menghasilkan balerang. Balerang ini dapat ditemukan di beberapa tempat pada Gunung Arjuna.

Jalur Gunung Arjuno

Para pendaki membutuhkan waktu kurang lebih 3 hari untuk menuju Puncak Arjuna Welirang. Selain itu terdapat beberapa tempat wisata. Salah satunya adalah Air Terjun Kakek Bodo, air terjun ini berada pada jalur pendakian. Jadi bisa mampir dulu sebelum menuju ke Puncak Arjuna Welirang. Selain itu ada beberapa air terjun yang terdapat disana. Tapi, para pendaki jarang mengunjungi air tersebut. Dikarenakan jalur yang kurang memadai dan sarana prasarana yang bisa dikatakan sangat kurang.

Di kawasan lereng Gunung Arjuna, terdapat mata air Sungai Brantas. Mata air Sungai Brantas terletak di Desa Sumber Brantas, Bumiaji, Kota Wisata Batu. Sungai Brantas adalah sungai terpanjang kedua setelah Sungai Bengawan Solo. Beberapa tempat wisata yang terdapat di lereng Gunung Arjuna adalah Tretes, Kota Wisata Batu dan Taman Safari 2 Prigen.

Pendakian Gunung Arjuna bisa dilakukan melalui beberapa jalur, antara lain :

  1. Jalur pendakian via Lawang
  2. Jalur pendakian via Tretes
  3. Jalur pendakian via Batu

Jalur pendakian via Tretes paling sering dilakukan, karena dari jalur tersebut bisa sekalian menuju ke Puncak Gunung Welirang.

Jalur pendakian via Lawang melaui 4 pos. Dari basecamp menuju ke Pos I membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan. Lalu dari Pos I ke Pos II atau yang biasa disebut dengan Lincing, membutuhkan waktu sekitar 1,5 – 2 jam perjalanan. Dari Pos II menuju ke Pos III atau yang biasa disebut dengan Mahapena, membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Dari Pos III menuju ke Pos IV atau yang biasa disebut dengan Gombes, membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan. Selanjutnya dari Pos IV menuju ke puncak membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Tentunya, diselingi dengan istirahat yang cukup.

Jalur pendakian  via Batu akan melewati Taman Bunga Selecta. Lokasi tersebut bisa dibilang basecamp sebelum naik ke puncak. Lalu melanjutkan perjalanan menuju Desa Sumber Brantas dan berhenti di pos KSDA. Jalur ini juga dibilang bisa satu jalur dengan jalur via Tretes. Jalur via Batu terletak di sebelah barat Gunung Welirang. Sehingga, untuk menuju Puncak Welirang lebih dekat daripada menuju Puncak Arjuno. Waktu pendakian sendiri memakan waktu kurang lebih 4 – 5 jam perjalanan. Para pendaki akan melewati beberapa jalur. Antara lain : Rute Bon Siji, Rute Brak Seng, Hutan Lali Jiwo dan Lembah Kembar.  Untuk menuju ke Puncak Arjuno, para pendaki harus memilih ke arah kanan lembah. Dari lembah, pendaki membutuhkan waktu sekitar 4 – 5 jam perjalanan dan melewati lubang yang dalam di sisi kanan dan kiri jalan. Sampai tiba di pertigaan jalur Tretes, akan terlihat nama menuju puncak. Ikuti jalur hingga memasuki dataran yang luas dan bukit bebatuan. Jika sudah sampai, maka Puncak Arjuno atau Puncak Ogal-Agil sudah dekat. Sesampainya di puncak, maka pendaki akan disuguhi pemandangan yang begitu menakjubkan.

 

 

Search

Back to Top